This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 22 Januari 2011

Total War : Shogun 2 "Seni Perang Jepang"


 Total War: Shogun 2 adalah sebuah game strategi terbaru yang dikembangkan oleh developer Creative Assembly dan diterbitkan oleh SEGA. Game ini merupakan besutan terbaru dari seri game Total War dan bersettingkan di Jepang pada abad ke-16 seperti halnya pada game Shogun: Total War pertama. Game ini rencananya akan dirilis pada tanggal 15 Maret 2011 nanti untuk platform Microsoft Windows.
 Shogun 2 bersetting di zaman feodal Jepang pada abad ke-16, setelah Perang Onin. Negara ini terpecah menjadi klan-klan atau faksi yang saling bersaing dengan dipimpin oleh panglima-panglima perang lokal, masing-masing berperang untuk menguasai satu atas lainnya. Pemain akan berperan sebagai salah satu panglima perang, dengan tujuan mendominasi faksi lain dan mengklaim kekuasaannya atas Jepang. Game ini akan menampilkan...

total delapan faksi ditambah faksi kesembilan untuk tutorial, masing-masing dengan posisi awal yang unik dan kekuatan politik dan militer yang berbeda.
Berbeda dari setting Eropa dalam seri lain game Total War, para developer telah membuat perubahan yang signifikan terhadap elemen gameplay inti dari Shogun 2. Misalnya, untuk mencerminkan karakteristik perang Asia Timur, permainan AI  game ini dirancang pada prinsip-prinsip Seni Berperang ala Sun Tzu. Juga, dibandingkan dengan kekaisaran yang membentang di seluruh dunia, game seri terbaru ini diatur untuk fokus di Jepang saja dan lebih sedikitnya jenis unit.
Total War: Shogun 2 akan memiliki kombinasi game real-time strategy dan turn-based strategy, yang merupakan inti dari seri  game Total War. Pemain akan memainkan peran sebagai pemimpin klan dan panglima perang, secara bergantian di setiap "campaign", di mana pemain dapat mengelola wilayah dan pasukannya secara bergiliran, dan "pertempuran", di mana pemain mengendalikan pasukannya di medan perang secara real-time.
  Shogun 2 dijadwalkan akan dirilis dalam tiga edisi berbeda: Standard Edition yang hanya berisikan permainan, Limited Edition yang menambahkan faksi unik (Klan Hattori) yang dapat dimainkan, skenario pertempuran historis 'Nagashino', satu set lengkap baju besi untuk avatar online pemain dan simpanan poin pengalaman untuk digunakan bagi karakter online-nya. Sedangkan Grand Master's Edition akan berisikan konten Limited Edition serta replika kotak bambu yang berisi artbook Shogun 2, permainan catur bertema Shogun 2 dan patung Takeda Shingen.

  Dalam game yang dikembangkan oleh Creative Assembly ini kita akan dibawa kembali ke abad ke-16 di Jepang, dimana saat itu di Jepang Pemerintahan telah terpecah menjadi beberapa Clan. Disini kita akan berperan sebagai "Daimyo", salah seorang pemimpin Clan, yang akan menjadi Shogun dengan memperhatikan berbagai aspek, mulai dari militer, diplomasi hingga ekonomi. Pihak pengembang menjanjikan akan lebih menyempurnakan segi Storyline dalam sekuel ini. Creative Assembly juga mengatakan akan memasukan "hero unit" untuk pertama kalinya dalam seri ini. Jumlah unit serta map yang ada dalam game ini akan lebih kecil dibandingkan seri sebelumnya, namun akan ditampilkan dengan lebih detail. 3D battle baik di darat maupun laut juga akan dihadirkan dengan lebih indah, dengan sistem AI yang juga diperbaharui.

  Shogun 2: Total War direncanakan akan dirilis di PC tahun depan, namun pihak Sega berencana akan memperlihatkan game ini untuk pertama kalinya di event E3 mendatang.


Jumat, 07 Januari 2011

D.O.T.A (Defense of the Ancients) 2 buatan Valve

 Siapa yang tidak mengenal DOTA atau Defense Of The Ancients ? Sebuah mod dari seri RTS terkenal Blizzard : Warcraft III yang benar-benar menjadi sebuah fenomena di seluruh dunia. DOTA menawarkan sebuah gameplay yang memungkinkan pemain untuk memilih sebuah hero yang memiliki karakteristik dan skill yang unik dan berbeda satu sama lain, masuk ke dalam sebuah tim hero beranggotakan maksimal 5 pemain dan bertarung dengan tim lain. Tujuan utamanya memang sederhana, yakni menghancurkan markas musuh. Tetapi elemen RPG kental yang dibawanya berupa sistem level-up dan equipment membuat mod DOTA ini menjadi sebuah game yang wajib dimainkan oleh setiap gamer. Adiktif? Sangat!
  Kali ini semua penggemar DOTA di seluruh dunia boleh bersorak-sorai gembira, karena VALVE – developer dan publisher dari game-game besar seperti Half-Life akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah sekuelnya : DOTA 2.
  Valve sendiri telah merekrut tim IceFrog yang membuat dan mengembangkan mod DOTA yang pertama sebagai tim yang akan mengerjakan DOTA 2 ini. Valve sendiri tidak akan mengubah secara drastis gameplay atau karakter dari DOTA-Allstars itu sendiri. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa DOTA 2 adalah merupakan sebuah versi  DOTA pertama dengan teknologi yang lebih baik.
Perubahan yang paling drastis mungkin adalah tidak digunakannya lagi engine grafis Warcraft III yang memang sudah ketinggalan zaman. Valve akan menggunakan sebuah engine grafis terbaru mereka yang tentu akan merombak habis-habisan kualitas grafis game ini. Salah satu elemen yang mendapakan modifikasi signifikan adalah sisi pencahayaan, detail kontur kain dalam karakter, serta animasi skill yang jauh lebih baik. Valve juga meyakinkan bahwa semua karakter hero dari seri pertamanya yang berjumlah kurang lebih 100 karakter akan dibawa semua ke DOTA 2 dengan tidak menghilangkan originalitas skill, item, equip, dan upgrade tree darinya.
  Sebuah game baru tidak mungkin menghadirkan berbagai feature baru yang membuat permainan akan semakin menarik. Valve sendiri menjanjikan sebuah sistem voice chat yang akan memudahkan pemain dalam tim untuk saling berkomunikasi. Tidak hanya itu, voice act dari setiap karakter akan ditambah dan diperkaya. Karakter bahkan akan memiliki ucapan khususnya sendiri ketika melakukan deny atau bertukar percakapan ketika bertemu dengan karakter lain yang memiliki “hubungan cerita” dengannya.
Valve sendiri juga sedang mempertimbangkan untuk menghadirkan sebuah “Coach Mode”, agar para player yang sudah hebat dapat membantu para newbie yang baru memulai game ini. Mode ini sendiri diciptakan sebagai reaksi seringnya terjadi “pengucilan” newbie dalam game DOTA yang pertama. Newbie yang mati pada DOTA pertama tidak hanya akan mendapatkan hukuman berupa waktu respawn tetapi juga memberikan uang yang banyak bagi si pembunuh. Sistem seperti ini membuat para newbie sulit mendapatkan tempat dalam sebuah permainan tim.
  Oleh karena itu dengan “Coach Mode” dari Valve, player yang menjadi “Coach” akan membantu player yang menjadi “Pupil” secara langsung. Mereka akan mungkin dapat menghasilkan skill khusus jika sedang bersama dan Coach sendiri akan dapat melihat sudut pandang dari Pupil dan melakukan fungsi pengawasan. Tetapi hal ini masih dalam tahap diskusi.
Sementara game ini diumumkan akan dirilis tahun 2011 tanpa tanggal yang pasti atau detail lain yang mengikuti.Namun satu hal yang pasti game ini akan seperti pendahulunya, dirilis hanya untuk PC dan Mac.


Morphling