This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Adventure. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adventure. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Oktober 2011

Assassin Creed : Revelations

 
Assassin's Creed: Revelations Picture


Publisher : Ubisoft
Developer : Ubisoft
Genre : Action Adventure
Platform : PC, Xbox360, Playstation 3

Story
Cerita pada sekuel ini masih menyambung cerita pada sekuel Brotherhood, yang mengisahkan Desmond terkurung dalam dunia Animus dan untuk dapat keluar dari dunia Animus, Desmond harus kembali ke dunia Ezio untuk menemukan semua rahasia peninggalan Altair yang hilang. Pada sekuel ini Ezio akan berpetualangan di tempat baru yang bernama kota Constantinople yang sangat indah dan tampak lebih hidup dibandingkan dengan sekuel sebelumnya. Kota Constantinople tersebut cukup luas jika dibandingkan dengan kota pada sekuel Brotherhood, dengan wilayah yang mencakup 4 bagian besar, yakni Constantin, Beyazid, Imperial, dan Galata. Game ini akan membawa kita memerankan Altair dan juga Desmond pada saat tertentu ditengah permainan, namun peran Ezio dalam game ini masih tetap sangat besar.

Gameplay
Walau gameplay game ini bedasar atas narasi cerita, tetap saja sangat mengasikan karena pemain disajikan sebuah lingkungan permainan yang luas (open-world) untuk dijelajahi, kemudian menyelesaikan misi utama maupun sekunder, mengumpulkan collectible items, seperti Animus data fragment, hingga membangun Assassin Guild yang terkuat. Untuk misi utama dalam sekuel ini tidak berbeda jauh dengan sekuel sebelumnya yang kebanyakan mengharuskan kita mengikuti target secara diam-diam dan membunuh target tersebut, bertemu dengan orang yang lokasinya cukup jauh, hingga kejar-kejaran mengunakan kereta kuda.

Boleh dikatakan perkembangan pada sekuel Revelations ini sangat sedikit, disekuel ini Ezio diperkenalkan sebuah senjata baru yang bernama Hookblade. Senjata tersebut sangat membantu Ezio dalam memanjat lebih cepat dan mengapai tempat-tempat yang lebih tinggi serta membantu Ezio dalam mengapai tempat yang jauh saat melompat. Kemudian Ezio juga dapat merakit bom yang memiliki beberapa efek saat dilempar, yakni bom untuk membunuh musuh atau disebut Lethal Bomb, bom untuk mengalihkan perhatian musuh atau disebut Distraction Bomb, ataupun bom asap untuk melarikan diri dari kepungan musuh atau disebut Tactical Bomb. Pada pertengahan permainan akan ada misi yang mengharuskan kamu mengunakan bom untuk dapat menyelesaikan misi tersebut, jadi senjata bom memiliki peran penting pada sekuel ini.

Selanjutnya kita akan menemukan perkembangan pada elemen Borgia Tower pada sekuel Brotherhood atau wilayah kekuasaan yang kini gameplaynya dikembangkan lagi menjadi bernuasa Tower Defense. Saat Ezio berhasil membunuh kapten musuh dan merebut tower wilayah kekuasaan. Para musuh tidak akan tinggal diam saja, mereka akan merebut kembali tower tersebut dan Ezio akan berdiri diatas atap untuk mengatur posisi para assassin dalam menghalau pasukan musuh. Ezio dapat memanggil beberapa tipe assassin, seperti pemanah, penembak senjata api, kemudian membangun barikade, hingga menembakan meriam. Para pasukan musuh juga tidak hanya terdiri dari para prajurit saja, mereka juga membawa alat perang zaman pertengahan untuk mendobrak barikade yang kita bangun. Elemen tersebut lumayan menarik disela-sela misi mengintai dan membunuh target yang terkesan berulang-ulang.

Sayangnya pada sekuel ini, kita tidak lagi mengendarai kuda di dalam kota. Walau begitu, kita sudah dibekali senjata Hookblade yang memungkinkan untuk melompat jauh dan memanjat lebih cepat sehingga tidak begitu berpengaruh tanpa adanya kehadiran kuda pada sekuel ini. Disamping itu juga masih terdapat Tunnel yang akan membantu kita menuju tempat tujuan dengan cepat, serta kini pada atap-atap bangunan terdapat tali yang melintang akan sangat membantu Ezio dalam meluncur dengan cepat dari satu tempat ke tempat lain. Dan kini Ezio sudah dapat mengunakan parasut kapan saja dan dapat dipergunakan sebagai salahsatu taktik dalam membunuh musuh. Fitur Assassin Guild masih dapat kita temukan didalam sekuel ini, kita masih dapat mengatur para assassin untuk dikirim menyelesaikan beragam misi di berbagai kota, kemudian meningkatkan skill dan peralatan equipment mereka untuk menghadapi misi-misi yang lebih sulit.

Graphic
Tampilan visual pada sekuel ini terlihat lebih baik dibandingkan sekuel sebelumnya. Hal ini terlihat dari ekpresi muka para karakter yang tampak lebih dinamis. Kemudian animasi karakter saat bertarung dan berakrobat juga telihat lebih alami hingga penduduk dengan beragam aktivitas yang membuat kota Constantinople terlihat lebih hidup dan arsitektur bangunan pada kota tersebut juga tampak bagus dan indah. Sedangkan dari segi Sound, sudah jelas suara akting tiap karakter terdengar sangat solid dan komposisi soundtrack game yang bagus juga turut menambah point lebih pada game ini.

Overall
Sekuel Revelations ini tidak banyak yang berubah dibandingkan dengan sekuel sebelumnya, hanya terdapat penambahan senjata dan perbaikan pada beberapa bagian gameplay. Walau begitu, intensitas keseruan dalam game ini tetap saja mengasikan serta kisah pada sekuel Revelations tetap menarik untuk diikuti.

Sumber : www.beritateknologi.com/review-assassin-creed-revelations-beberapa-penambahan-dan-sedikit-inovasi-pada-gameplaynya/

Rabu, 05 Oktober 2011

The Adventure of Tintin : The Secret of the Unicorn The Game

Developer : Ubisoft
Publisher : Ubisoft
Genre : Adventure
Platform : PC, Xbox360, Playstation3

Story
Cerita game ini tidak sepenuhnya bedasarkan filmnya tapi merupakan gabungan dari kisah The secret of the Unicorn dan The Crab with the Golden Claws, yang mengisahkan tintin seorang wartawan remaja dan anjingnya Snowy sedang berjalan-jalan disebuah pasar yang teletak di kota Eropa dan mereka tertarik dengan sebuah model kapal Unicorn, yang ternyata model kapal Unicorn tersebut juga diincar oleh seseorang pria misterius yang jahat. Tintin menemukan beberapa keanehan dan secara tidak sengaja berhasil menemukan surat rahasia yang tersembunyi didalam model kapal Unicorn. Selanjutnya dalam game ini, kita akan memimpin Tintin dalam mengungkap misteri dibalik model kapal unicorn tersebut.

Gameplay
Game petualangan ini memiliki gameplay yang simpel. Level permainan juga didesain dalam sudut pandang yang berbeda-beda, yakni platform semi 3 Dimensi dan sudut pandang orang ketiga dilingkungan 3 Dimensi. Dimana karakter didalam game ini dapat memanjat dinding, melompat dan berayun dari satu platfom ke platfom lain, berenang dan menyelam di air. Ada juga level yang mengunakan pesawat terbang dan menembaki pesawat musuh yang berusaha menghentikan tintin, hingga kejar-kejaran mengunakan sepeda motor dan kita dapat membidik dan menembaki musuh-musuh yang mengejar. Beberapa level permainan juga didesain untuk membutuhkan kerjasama antar karakter, seperti Tintin yang stuk di pintu terkunci dan mengharuskan Snowy menelusuri lorong kecil masuk kedalam ruangan dan membukakan pintu untuk Tintin. Ataupun Tintin dan kapten Haddock mengaktifkan 2 tuas secara bersamaan untuk membuka pintu, dsb. Disamping dari aksi-aksi seru diatas, game ini juga menyisipkan beberapa puzzle yang akan mengasah otak pemain dalan menyelesaikan. Walau puzzle yang dihadirkan tidak begitu susah dan gampang sekali untuk diselesaikan namun cukup adiktif, seperti kita harus menyusun 3 buah surat untuk mendapatkan kode rahasia ataupun memutar-mutar tiang layar pada model kapal unicorn untuk membentuk logo unicorn, dan sebagainya.

Dalam game ini, kita juga akan menjumpai beberapa tokoh lain yang hadir dikomik Tintin, bahkan kita juga dapat mengontrol mereka untuk beraksi, yakni Snowy, Kapten Haddock, Thomson dan Thompson, Castaflore. Tiap-tiap karakter juga memiliki keahlian masing-masing, seperti Tintin yang dapat menembakan tali pengait, Castaflore dapat melakukan double jump dan memecahkan kaca, kapten Haddock yang dapat mendorong kotak-kotak besar dan mendobrak dinding yang rapuh.

Mekanisme bertarung Tintin dalam game ini juga seperti di komiknya, yakni dapat memukul dan membanting musuh dari belakang. Tintin juga dapat melempar benda-benda seperti obor api, botol kaca, pot besar, dan lain-lain. Saat melempar akan muncul garis untuk mengarahkan dan membidik target yang kita incar supaya tepat mengenainya. Saat berhasil menjatuhkan penjahat, mereka akan jatuh dan pingsan dengan kepala yang dikelilingi bintang-bintang kecil yang berputar. Digame ini kita juga akan bertemu dengan penjahat yang modelnya kurang bervariasi dalam sebuah level permainan. Penjahat digame ini cukup gampang dengan kepintaran AI yang sangat rendah, seperti contoh saat kita bergumul dibelakang penjahat yang lain masih saja tidak sadar. Namun pada akhir level permainan kita akan berhadapan Boss penjahat yang lebih tangguh dan untuk dapat mengalahkannya kita mesti memerlukan trik. Seperti saat menghadapi Boss penjahat Allan, kita harus menghindari tembakan senapan dan memancing dia untuk melemparkan dinamit pada tumpukan kembang api yang terkena ledakan akan terbakar serta meluncurkan roket ke arah dia.

Graphic
Game ini berhasil mengkombinasikan adanya level permainan 3D dan semi 3D dengan baik sekali serta adanya beragam warna yang cerah dan tajam menghiasi lingkungan permainan yang terlihat berbobot. Kemudian animasi gerakan Tintin saat berlari, melompat, dan berkelahi terlihat halus dan luwes. Untuk model karakter Tintin dan tokoh-tokoh lain juga berhasil dihadirkan sangat mirip dengan versi komik maupun film layar lebarnya. Sedangkan dari segi audio, suara akting dari karakter Tintin dan kapten Haddock juga terdengar bagus dan bervariasi.

Overall
Walau musuh pada game ini sangat gampang dikalahkan serta puzzle yang telalu simpel, namun desain level permainan yang adiktif dan bervariasi membuat game petualangan ini benar-benar sangat menarik dan menyenangkan untuk dimainkan segala umur.

Sumber : www.beritateknologi.com/review-the-adventure-of-tintin-the-secret-of-the-unicorn-the-game-petualangan-yang-epik/

Senin, 19 September 2011

The Witcher 2 : Assassins of Kings


Publisher : CD Projekt RED
Developer : Namco Bandai
Genre : RPG Action
Release Date : 17 Mei 2011
Platform : PC, Xbox360, Playstation 3

Story
Game ini mengisahkan Geralt, seorang pemburu monster profesional dan merupakan tokoh utama dalam game ini yang diinterogasi oleh Roche, komandan pasukan khusus kerajaan Temeria. Geralt dipenjara karena diduga melakukan pembunuhan terhadap raja Temeria yang bernama Raja Foltest. Saat interogasi, Geralt menceritakan kejadian sebenarnya yang menyebabkan kematian raja Foltest, dimana dia bersama raja Foltest memimpin pertempuran dalam misi membebaskan anak-anaknya, Anais dan Boussey, yang ditahan oleh pasukan pemberontak. Setelah berhasil menemukan anak-anaknya, raja Foltest terbunuh oleh seorang pembunuh yang menyamar sebagai seorang biarawan buta, Geralt yang telat menyelamatkan sang raja, ditemukan oleh pasukan Temeria dilokasi kejadian dan mengira sang pembunuh raja adalah Geralt.
Setelah mendengarkan pengakuan yang  sebenarnya dari Geralt saat interogasi, Roche yang keliru atas penangkapan Geralt akhirnya membantu dia melarikan diri dari penjara. Kita pun memerankan Geralt mencari sang pembunuh raja tersebut. Game ini memiliki alur cerita yang mendalam dan sangat menarik untuk diikuti.

Gameplay
Game RPG ini tidak menghadirkan fitur pembuatan karakter, kita akan mengontrol tokoh karakter yang telah disediakan. Walau kita tidak dapat bebas berkreasi menciptakan tokoh karakter, permainan pada game ini berjalan tidak linear karena ada beberapa opsi jawaban yang dapat dipilih pada saat percakapan berlangsung dan jawaban yang kita pilih tersebut akan berdampak pada alur cerita serta ending permainan yang berbeda beda.

Quest pada game ini memang terlihat simpel dan hanya berkisar pada menjelajahi dungeon, menghancurkan sarang monster, mencari dan mengumpulkan beberapa item, hingga ada quest yang mengharuskan kita menyusup tanpa diketahui oleh musuh. Sedangkan quest sampingan hanya beberapa saja yang ditemui dan bersifat ringan, seperti menghalangi prajurit untuk membunuh penduduk yang tidak bersenjata. Untuk status quest dalam game ini dapat kita lihat pada menu Jurnal dalam memantau quest yang sedang diemban, quest yang gagal, dan quest yang telah diselesaikan dengan sukses. Dalam pertarungan kita dapat mengunakan dua jenis pedang, yakni pedang besi untuk bertarung dengan manusia dan pedang silver untuk menghabisi monster. Disamping itu, Geralt juga dapat mengunakan beberapa ilmu sihir yang dapat dikombinasikan dengan permainan pedang, mengunakan perangkap, melempar bom, serta beberapa senjata jarak jauh. Jika berhasil membuat musuh stun dengan mengunakan sihir Aard dan kemudian mengkombinasikan dengan permainan pedang, kita dapat menciptakan serangan spesial yang sangat mematikan.
Kekuatan Geralt akan semakin meningkat seiring dengan banyaknya quest yang telah diselesaikan dan semakin banyaknya musuh yang berhasil di libas, akan mendapatkan poin exp yang jika terkumpul dalam jumlah tertentu akan meningkatkan level karakter dan mendapatkan poin Talents untuk membuka pohon abiliti Geralt, seperti meningkatkan vitality hingga menciptakan sihir pelindung.

Selain mekanisme pertarungan dalam game ini yang memang sangat menarik dan mengasikan. Kita akan semakin tertantang lagi dengan berhadapan boss monster yang berukuran besar dan harus melalui beberapa tahap untuk dapat mengalahkannya. Kesehatan Geralt akan diukur dengan bar vitality yang teletak pada bagian pojok kiri atas layar permainan. Dan saat pertarungan berlangsung kita tidak dapat meminum potion untuk mengisi vitality Geralt yang telah berkurang akibat serangan musuh. Saat sekarat, taktik dalam pertarungan harus diterapkan seperti berlari menghindari musuh sambil menunggu bar vitality terisi penuh. Sayangnya, item yang dijatuhkan tidak otomatis membawa kita masuk ke dalam layar transaksi saat kita berjalan melewatinya, kita harus berdiri didekat item tersebut agar muncul ikon tangan dan kemudian kita harus menekan tombol mouse untuk memasuki layar transaksi item untuk memilih opsi mengambil semua item, hanya beberapa item saja, atau tidak mengambil sama sekali. Dan ini terasa merepotkan. Begitu juga pada manajemen inventory yang cukup memusingkan dan tampil berbeda dengan game RPG standar lainnya. Game RPG ini juga memberikan keasikan tersendiri kepada pemain untuk dapat meracik 9 item yang kita temukan disepanjang permainan untuk menjadi potion, bomb, dan oil.

Disepanjang permainan, kita juga akan mendapati fitur Quick Time Event. Dimana pada adegan permainan tertentu  kita diharuskan menekan tombol dengan baik, seperti contoh saat Geralt mengunakan alat peluncur panah. Kita harus menklik mouse berulang-ulang dan cepat untuk menarik tali ketapel sebelum dapat meluncurkan panah raksasa tersebut. Graphic
Dengan mengunakan engine game baru, RED Engine, sekuel kedua ini berhasil menyajikan dunia permainan yang sangat indah dan detil. Demikian juga dengan karakter-karakter yang terdapat dalam game ini tampak halus dan bahkan bekas luka pada tubuh Geralt terlihat detil.
Efek fisik dalam permainan pun sangat diperhatikan dalam hal yang kecil sekalipun, seperti keranjang buah yang tersengol akan jatuh dan buahnya akan berserakan atau sihir dengan efek hembusan angin yang dapat menerbangkan kayu penghalang.

Overall
Gameplay RPG yang dikombinasikan dengan aspek action adventure menjadikan game The Witcher 2 semakin mantap, serta didukung juga engine game yang terkini dan canggih menciptakan visual yang indah serta efek fisik yang membuat dunia fantasi pada game ini semakin hidup. Saya merekomendasikan The Witcher 2 merupakan judul game RPG yang patut dimainkan dan perlu diingat game ini tidak cocok untuk anak kecil karena banyak menampilkan darah.


Sumber :
http://www.beritateknologi.com/the-witcher-2-assassins-of-kings-kombinasi-rpg-dan-action-adventure-yang-mengesankan/



Rabu, 17 Agustus 2011

Fable 3



Developer : LionHead Studios
Publisher : Microsoft Games Studio
Genre : RPG
Release date : 20 Mei 2011
Platform : PC, Xbox360

 Story
Dalam game ini kita akan memerankan tokoh Hero ( karakter pemain ) dengan dua episode permainan. Untuk cerita pada episode pertama, bersetting pada 50 tahun setelah kejadian di game Fable 2, dimana Benua Albion berada di bawah kekuasaan seorang raja tiran yang bernama raja Logan dan merupakan saudara tertua dari Hero.
Rakyat Albion yang depresi akan tirani raja Logan memaksa Hero untuk memimpin revolusi dalam menjatuhkan raja Logan dari tampuk kekuasaan. Dan setelah Hero berhasil menjadi raja penguasa Albion, cerita game ini masih berlanjut ke episode kedua permainan, dimana munculah sebuah kekuatan misterius dari Aurora, yang disebut The Darkness dan mengancam benua Albion. Dalam episode kali ini, Hero sebagai raja harus memutuskan bagaimana untuk melindungi kerajaannya dari invansi The Darkness dan mengatur kemakmuran rakyatnya. Kisah permainan pada Fable ketiga semakin menarik dan banyak intrik yang cukup menantang.
Gameplay
Dalam episode pertama permainan untuk menjatuhkan raja Logan, kita akan menjadi pahlawan baru dengan membantu rakyat untuk mendapatkan dukungan mereka dan mengumpulkan sekutu untuk memulai sebuah revolusi. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menyelesaikan berbagai macam quest yang ada, menghabisi musuh, hingga berinteraksi dengan orang disekitar kita, dalam mengumpulkan poin Hero dan mendapatkan Guild Seals yang berguna untuk meningkatkan kemampuan dan skill karakter hingga membuka ekspresi baru dalam berhubungan dengan orang, seperti saat ini kita sudah bisa menyalami tangan, berpelukan, mengandeng tangan, dan lain-lain.

Leveling atau meningkatkan skill karakter kini di implementasikan ke dalam tampilan 3 dimensi dengan disepanjang jalan terdapat beberapa peti skill yang dapat dibuka jika kita berhasil mengumpulkan jumlah poin yang telah ditentukan. Sistem leveling ini dinamakan Road to Rule yang dapat diakses di dalam Sanctuary. Untuk Sanctuary merupakan sebuah tempat yang terdiri dari beberapa ruang, seperti ruang untuk melihat status karakter, statistik permainan, leveling, peta, hingga terdapat ruang untuk menampung dan menganti kostum atau armor perang, ruang untuk menampung berbagai jenis senjata yang kita miliki, serta ruang untuk menyimpan data permainan kita. Untuk mengunjungi Sanctuary hanya dengan menekan satu tombol saja dan kita akan diteleportasi ke tempat tersebut. Begitu juga saat akan kembali ke lokasi sebelumnya hanya dengan menekan tombol Esc saja.

Pertarungan dalam game RPG ini cukup simpel. Kita dapat mengunakan senjata jarak dekat seperti pedang atau palu, senjata jarak jauh seperti pistol atau rifle, dan ilmu magis. Dalam melakukan serangan magis, secara otomatis akan membidik musuh yang ada. Jadi kita tidak perlu repot lagi untuk membidik target dan untuk mengunakan senjata jarak jauh, seperti pistol, kita diharuskan untuk membidik musuh seperti halnya pada game FPS. Kemudian disepanjang permainan, kita juga masih ditemani anjing setia yang mengikuti kita kemana pun berada. Anjing tersebut juga akan memberitahukan kita lokasi tempat peti harta karun dan harta yang terkubur ditanah. Kita juga dapat berinteraksi dengan anjing tersebut, baik itu memberikan perhatian dengan membelai-belainya hingga memberi dia makan.

Fable 3 memberikan kebebasan kepada pemain untuk bertindak, apakah ingin menjadi Baik atau Jahat dan akan ditunjukan pada tampilan fisik karakter Hero dengan bertumbuhnya sepasang sayap jika kita sering bersikap baik dan tumbuh tanduk iblis jika kita sering bersikap jahat. Tidak hanya menjelajahi dungeon dan menyelesaikan quest, ada simulasi kehidupan yang dapat kita cicipi di dalam game ini, kita dapat membeli dan menyewakan rumah kemudian dapat berkembang menjadi memiliki sebuah toko dan keuntungan yang didapat dari usaha tersebut akan dapat dipergunakan untuk membeli keperluan lain, seperti baju armor, senjata, atau item pendukung. Jika kita meluangkan waktu untuk mengunjungi penyewa rumah dan berinteraksi dengannya, kita bisa mendapatkan beberapa poin Hero. Selain itu juga, kita dapat memilih salahsatu wanita untuk dijadikan sebagai pacar dan melangsungkan pernikahan. Game ini juga menghadirkan total ada 50 senjata legendary yang dapat dikumpulkan. Beberapa diantaranya bisa didapatkan dari quest, toko, dan peti harta karun. Ini menjadi keasikan tersendiri bagi pemain dalam menghabiskan waktu berjam-jam untuk menemukan seluruh senjata legendary tersebut.

Graphic
Walau dengan engine game  yang sama, visual pada Fable 3 mengalami peningkatan yang lebih baik, seperti tekstur dengan kualitas tinggi, refleksi air yang lebih nyata, pencahayaan dan bayangan yang semakin solid, serta animasi yang kian halus dan hidup. Tingkat kedetilan juga semakin meningkat, hal ini terlihat pada armor karakter yang lebih berbobot. Sayangnya, tampilan warna dalam game ini terlihat kurang tajam dan sedikit keabu-abuan.

Overall
Akhir kata, Fable 3 merupakan game RPG fantasi yang menyenangkan dan cukup mengasikan. Penantian lama para gamer PC terbayarkan oleh fitur yang ditawarkan mulai dari cerita permainan yang lebih berbobot, peningkatan gameplay yang lebih mendalam dari dua sekuel sebelumnya, serta visual yang lebih baik.

sumber :
http://www.beritateknologi.com/review-fable-3-peningkatan-gameplay-yang-menjadikan-game-rpg-ini-semakin-solid/

Sabtu, 28 Mei 2011

Assassin Creed Brotherhood

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtxfN5lLChqKNCTVaRfuvO7Shs88IWLd8Z8gJN9RmXGGDdfhMNll7UldoUbkmfWWEW_J4zxKXrYTLfSreUSDkLSQefOOmWi5AucIWLKYh3hImbZux_vZvnB6fc1TVwo2I-14UVtsFsWuU/s1600/AssassinsCreedBrotherhoodGroupShot.jpg

Publisher : Ubisoft
Developer : Ubisoft Montreal
Release Date : 18 Maret 2011


STORY

Cerita di Brotherhood ini melanjutkan sekuel sebelumnya, yakni setelah ending dari sekuel Assassin Creed 2, Ezio dan pamannya bernama Mario pulang kembali ke kastil Monteriggioni, Namun kedamaian mereka tidak berlangsung lama. Kastil mereka diserang oleh Cesare Borgia hingga menewaskan pamannya dan Caterina Sforza berhasil ditangkap. Ezio yang tidak sengaja lolos dari serangan tersebut, kembali ke Roma dan membangun kembali kekuatan bersama teman-temannya untuk membebaskan Caterina dan membalaskan kematian pamannya.
http://feedyourconsole.com/wp-content/uploads/2010/12/acb-characters.jpg

GAMEPLAY

Sekuel game ini mengalami banyak perkembangan dengan menyajikan gameplay yang lebih natural dan keren. Ezio kini bakal dapat menjelajahi kota Roma yang dimana lebih luas tiga kali lipat daripada kota Florence di Assassin Creed 2. Kini kita sudah dapat mengendarai kuda di jalanan kota dan tidak hanya sebagai alat transportasi saja, kini kuda dapat digunakan untuk sebagai objek untuk melompat ke tembok yang tinggi atau melompat untuk menikam musuh. Dan perjalanan jauh yang membosankan dari satu kota ke kota lain sudah ditiadakan pada sekuel ini.
Gerakan kini lebih banyak dan terlihat natural
Seperti biasanya misi utama tersusun rapi sehingga pemain dapat mudah mengerti jalan cerita game ini dan beberapa misi juga telah diseting sedemikian rupa dengan berbagai aksi yang seru bagai aksi di film-film Hollywood. Seperti saat Ezio kejar-kejaran mengunakan kereta kuda dan bahkan Ezio dapat mengunakan senjata mesin ala zaman romawi, mengunakan meriam, dan bahkan mengendalikan kapal perang.
Selain menikmati misi utama yang menarik. Kita dapat mengikuti misi sampingan yang juga menantang. Dimana pada kota Roma, kita dapat menguasai tower Borgia yang tersebar disepanjang kota, dengan cara menyusup ke wilayah tower yang akan dijaga ketat oleh para prajurit dan kita mesti membunuh kapten prajurit tersebut untuk kemudian memanjat tower dan mensabotase tower milik musuh tersebut. Setelah tower tersebut berhasil dikuasai, maka kita dapat menginvestasi toko-toko di wilayah tersebut untuk meningkatkan pemasukan uang kita.

Teman-teman Assassin datang membantuFitur manajemen juga telah ditambahkan ke dalam permainan ini. dimana kini Ezio dapat merekrut teman sebagai Assassin dan membentuk sebuah Guild. Setelah berhasil merekrut teman, kita dapat mengatur jenis senjata yang dipakai, model baju, dan bahkan menaikan experience point dan skill mereka. kita dapat memanggil mereka untuk membunuh target yang telah kita tentukan. Setelah kita tandai target dan menekan tombol T pada keyboard untuk memanggil teman kita. Saat dieksekusi pada akan layar terlihat Ezio menjentikan jarinya dan tiba-tiba Assassin muncul dari suatu sudut lalu menghujam target dengan gaya yang keren banget…. Disamping itu, kita juga dapat memanggil teman Assassin kita untuk membantu kita dalam menjalankan misi.
http://oktoko.files.wordpress.com/2011/05/assassins-creed-brotherhood-screen-2.jpgDisepanjang kota Roma, kita juga akan menemukan kandang burung Merpati, yang dimana pada zaman dahulu, merpati digunakan dalam mengirimkan pesan jarak jauh. Saat kita mengakses kandang burung merpati, kita akan dibawa ke layar menu untuk melihat daftar kontrak misi yang ada dan mengirim para assassin yang berhasil kita rekrut ke berbagai belahan dunia, mulai dari Barcelona, Moscow, London, hingga Paris. perlu diingat tiap kontrak misi memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda dan kita harus menyesuaikan dengan experince dan skill Assassin yang kita rekrut supaya dapat melaksanakan tugas dengan sukses. Dan atas jerih payahnya, mereka akan mendapatkan sejumlah experience dan uang.
Disamping dari fitur fitur yang disebutkan diatas. Fitur Multiplayer merupakan pertama kalinya dihadirkan pada game ini dan mempunyai nilai jual tinggi bagi sekuel ini. Dimana Anda bisa bertemu dan bermain bersama dengan pemain lain dari berbagai belahan dunia dalam game ini. Ada beberapa mode multiplayer yang ditawarkan terlihat cukup menarik dan menantang, seperti mode Free for All hingga mode Wanted. Namun sayangnya kita belum sempat menikmati serunya multiplayer game ini, dikarenakan terkendala dengan kecepatan koneksi internet yg dimiliki. Hehehe…


GRAPHIC

Memanggil Teman Assassin lain untuk mengincar target yang ditentukanhttp://www.hookedgamers.com/images/1704/assassins_creed_brotherhood/screenshot_ps3_assassins_creed_brotherhood008.jpg
sejauh ini tidak ada yang mencolok dalam hal grafis. Tapi satu hal yang membuat saya berdecak kagum yakni keindahan lingkungan permainan. Mereka telah bekerja keras menghadirkan kota Roma yang luas dengan begitu detil serta model bangunan yang juga tidak tampak monoton. Adanya perubahan pagi ke malam yang semakin halus sehingga menambah tingkat realiti dalam permainan yang juga di iringi adanya pengaruh pada lingkungan. Seperti saat malam hari, ada beberapa penduduk yang membawa lentera sambil menelusuri jalan serta lampu-lampu jalan yang tampak indah menerangi kota Roma. Secara keseluruhan, grafis game ini berhasil disajikan dengan lebih baik lagi pada sekuel ini.


OVERALL

Bagi yang pernah menamatkan game Assassin Creed pertama dan kedua, tentu saja tidak akan melewatkan begitu saja sekuel Brotherhood ini. Penambahan fitur seperti bertambahnya gerakan akrobatik yang baru, trik serangan hingga jenis senjata yang jauh lebih banyak, serta misi utama dan misi sekunder yang seru dan menantang membuat kita betah berlama-lama di depan layar monitor.



sumber:
http://www.beritateknologi.com/assassin-creed-brotherhood/