
Developer : Creative Assembly
Publisher : SEGA
Genre : Strategy
Release Date : 15 Maret 2011
Story
Berseting pada abad 16 setelah masa perang Onin. Jepang terbagi menjadi
beberapa clan yang dipimpin oleh panglima perang dan masing-masing clan
saling mengklaim untuk menjadi penguasa terhebat di Jepang. Nah…tujuan
kita dalam game ini adalah memimpin salahsatu clan untuk menguasai
seluruh teritori Jepang.

Gameplay
Pada awal permainan kita disuruh memilih salahsatu dari 9 clan terkuat
yang ada di Jepang. diantaranya ada clan Chosokabe, Shimazu, Date, Hojo,
Mori, Oda, Takeda, Tokugawa, dan Uesugi. Masing-masing clan memiliki
kelebihan dan kelemahan, seperti clan Chosokabe yang memiliki prajurit
pemanah yang kuat dengan biaya rekruit yang rendah serta memiliki
kemahiran dalam bidang pertanian, yang tentu saja akan meningkat
pemasukan keuangan. Sedangkan untuk clan Takeda memiliki prajurit
berkuda yang tangguh dengan moral yang tinggi. Sayangnya pada Shogun 2,
ciri khas model prajurit dari tiap clan tidak telalu tampak. Yang tampak
cukup membedakan hanya pada warna dan benderanya saja. Jika
dibandingkan dengan Total War sebelumnya yang meliputi perang dengan
beberapa negara, ciri khas dari tiap negara terlihat pada model
prajuritnya.

Awalnya kita hanya memiliki satu propinsi dari puluhan propinsi yang
tersebar pada sebuah peta Jepang. Mulai dari sini kita mulai membangun
pondasi kerajaan kita dengan, membangun infrastruktur pertanian dan
jalan untuk meningkatkan perekonomian. Meneliti teknologi baru untuk
mendapatkan bangunan baru ataupun meningkatkan kemampuan bangunan yang
sudah ada. Kemudian merekrut prajurit untuk menjaga teritori kita dan
menguasai teritori musuh.
Berbicara tentang teritori, selain menempatkan prajurit untuk menjaga
benteng, kita juga harus menempatkan prajurit ke sudut-sudut teritori
kita untuk menjaga bangunan kita dari serangan musuh. Seperti contoh,
musuh dapat membakar bangunan penyimpanan hasil panen yang berdampingan
dengan teritori musuh untuk mengacaukan perekonomian dan memperlemah
kekuatan pasukan kita.
Karena game ini merupakan game Turn-Based strategy, Maka dalam membuat
sebuah bangunan, meneliti teknologi baru, hingga merekrut prajurit,
semuanya diproses bedasarkan jumlah turn atau giliran, yang dapat
diekskusi dengan tombol Enter pada keyboard atau mengklik tombol pada
bagian sudut kanan bawah layar permainan. Setiap turn atau giliran juga
mewakili perubahan musim yang akan terlihat perubahannya pada peta
permainan. Misalnya saat musim semi, permukaan peta akan dihiasi pohon
sakura dengan bunga-bunga yang berterbangan dan saat musim dingin,
permukaan peta ditutupi oleh salju putih.
Dalam memanajemen propinsi, kita dapat mengatur jumlah pajak yang
ditarik, namun tidak boleh sembarangan. Karena dengan menarik pajak
telalu tinggi, rakyat akan marah dan terjadi kekacauan di propinsi kita.
Diplomasi juga menjadi altenatif untuk memperkuat clan dengan beberapa
cara, seperti salahsatunya memberi upeti. Kemudian Kita juga dapat
memanajemen keluarga kita, seperti menjadikan anak sebagai pewaris
tunggal clan kita ataupun menjalin hubungan persaudaraan dengan clan
lain yakni menikahkan anak kita dengan clan aliansi yang dianggap
pantas.

Saat dua kubu clan yang bermusuhan saling berhadapan di peta permainan,
maka perang pun tak terhindarkan lagi. Sebelum memulai peperangan, kita
dapat melihat kekuatan prajurit musuh mulai dari jumlah hingga tipe
prajuritnya. Dalam game ini, belum tentu jumlah prajurit terbanyak pasti
memenangkan peperangan. Karena taktik dan strategi yang tepat juga
menjadi penentu kemenangan dalam peperangan. Dan ini menjadi kesenangan
tersendiri bagi kita saat memenangkan peperangan dengan prajurit yang
jumlahnya kalah dari musuh.
Dalam menerapkan taktik, kita bisa memanfaatkan lingkungan dan
kemampuan masing-masing tipe prajurit dengan menempatkan prajurit
pemanah pada dataran tinggi untuk mendapatkan jangkauan tembak yang
lebih jauh atau menyembunyikan prajurit ke dalam hutan untuk menciptakan
serangan mendadak yang dapat menurunkan moral prajurit musuh sehingga
gampang dihabisi dan sisa prajurit akan berusaha melarikan diri.
Pertarungan tidak hanya berlangsung di darat saja, tapi juga meliputi
peperangan diatas laut dengan mengunakan kapal-kapal perang. Selain
menembakan panah dan senjata api, kapal perang juga dapat merapat ke
kapal musuh kemudian prajurit menaiki kapal untuk berperang diatas
kapal.
Dalam Shogun 2, pemimpin dan jenderal perang telah diberikan
kepribadian yang mendalam sebagai tokoh pahlawan. Dimana saat
memenangkan sebuah peperangan, mereka akan mendapat point pengalaman
untuk membuka skill mereka pada pohon skill yang tersedia. Disamping
itu, mereka juga dibekali reputasi atau rangking yang ditentukan dalam
jumlah bintang serta tingkat royalti yang juga penting untuk
diperhatikan. Apa jadinya clan kita jika jenderalnya membelot…

Graphic
Sungguh sangat bagus grafis pada Shogun 2, namun harus terbayarkan
dengan spesifikasi komputer yang lumayan tinggi. Kedetilan game ini
tampak pada lingkungan perang hingga prajurit yang dalam jumlah banyak
sekalipun masih terlihat halus. Seperti contoh saat ribuan panah kecil
yang menghujam ke depan kamera masih terlihat detil dan prajurit yang
ada didalam kapal, juga terlihat aktif dengan kesibukan mereka.
Kemudian animasi karakter juga terlihat halus seperti pada saat mereka
beradu pedang samurai dan memanah terlihat alami. Musik dalam game juga
turut memberikan point lebih untuk game ini. Musiknya dialunkan dari
alat musik tradisional yang terdengar pas dengan suasana permainan.
Seperti saat peperangan terdengar alunan ritme yang cepat dan
membangkitkan semangat berperang serta semangat bermain pula.
Overall
Akhir kata, Shogun 2 tidak hanya mengandalkan nama besar Total Wars.
Game ini telah mengalami banyak perkembangan dan perbaikan yang
memantapkan diri sebagai game strategi terbaik, yang mana dapat membuat
pemain menghabiskan waktu berjam-jam duduk didepan layar komputer. Dan
sangat tidak disarankan untuk gamer yang kurang menyenangi game
strategi, mungkin bisa frustasi dan cepat merasa bosan dengan game ini.
Sumber :
http://www.beritateknologi.com/review-total-war-shogun-2-game-berbobot-yang-memeras-waktu-dan-otak/








0 komentar:
Posting Komentar